Sebuah pesan untuk para sejawat

Posted: Maret 1, 2009 in Info Sejawat
Tag:, ,

Assalaamu’alaikum wr wb

A doctor…

What is a doctor??

Is it an alien??

Or is it a human??

D O K T E R..

Sosok yang selalu terkesan bersih, cerdas, tau semua hal, berwawasan luas, dan idaman calon mertua..he he he.. (Haallaaah belum belum wis nggambuz,..)

Satu hal yang pasti, sosok yang identik dengan kesehatan dan selalu berbalut jas putih itu adalah orang yang selalu menjadi harapan ratusan, ribuan bahkan jutaan umat. Baik itu pasiennya, keluarga pasien atau siapa saja.

Yup dokter selalu diharapkan dapat menyembuhkan semua penyakkit yang diderita mereka.

Wah alangkah beratnya tugas seorang dokter.

Sudahlah sekolahnya lama..(kadang pake banget lagi), biayanya mahal, bahan kuliahnya bejibun, dosennya kadang kadang ada yang killer, ujiannya susah, ditambah lagi dengan ancaman malpraktek…

Tapi kok ya masih banyak aja yang berminat sekolah di efka???

Tanya KenApa??

Penampilan yang gagah dengan jas putih dan mendapat status sosial yang bagus di masyarakat??? Hmmmm… mungkin itu bisa dijadikan alasan..

Tapi itu kan dulu.., saat ini apa yang bisa diharapkan dari seorang dokter (apalagi yang baru lulus??)

Dulu saya sama sekali ndak pernah mimpi jadi seorang dengan titel dr. didepan nama saya. Saya dulu malah lebih berniat menjadi peneliti. Saya sangat suka pelajaran kimia, matematika dan biologi (eksak banget ya?? he he he..).

MIPA adalah fakultas idaman saya kala itu.

Tapi emang dasarnya jodoh. Menjelang UMPTN saya tiba tiba tertarik ama kedokteran. Gara garanya saya sering mengantar kakak saya yang kebetulan kuliah di FK. Kayaknya kok asik ya, tau segala hal tentang manusia.. itu pikiran saya saat itu.

Truss….

Akhirnya saya kuliah di FK juga.

Akhirnya saya wisuda juga.

Akhirnya saya hampir selesai koass juga.

And then?? What next?

Menggunakan titel dr. saya untuk nyari uang yang banyak untuk mengganti biaya kuliah yang bejibun??

Eits tunggu dulu..

Saya masih inget ucapan dr. Dachlan Adjie Sp.Rad, beliau mengatakan “Salah kalau kalian mengira bisa kaya dengan jadi dokter”

Tadinya saya cuma mendengar saja. Tapi setelah sekian lama saya baru sadar, menjadi dokter bukan bertujuan untuk mengejar materi. Kalau mau kaya jangan kuliah di kedokteran. Kuliah di ekonomi, tehnik, pasti bisa kaya.

Tapi di kedokteran???

Menjadi dokter berarti siap untuk mengabdi

Sekarang sangat sedikit dokter yang berpikiran idealis seperti itu. Hampir semua dokter berpikiran profit oriented.

Tidak salah untuk memikirkan uang dan mencarinya sebanyak banyaknya, itu manusiawi, wajar, fithrah..

Tapi kawan, janganlah kita lebih mementingkan materi daripada kepentingan pasien kita.

Ingat nggak. Waktu kita koass, siapa yang menjadi guru kita? PASIEN!!

Darimana kita mengenal macam macam penyakit?? PASIEN!!

Jadi sudah sepantasnya kita berterima kasih kepada mereka. Mereka yang kita beri nama sebagai pasien kita. Guru kita…

Miris saya kalau mendengar atau membaca berita ada Rumah Sakit atau dokter yang menolak pasien akibat masalah biaya.

Dimana nurani mereka??? Layakkah mereka menisbatkan diri menjadi seorang dokter??

Saya cuma mengingatkan (terlebih kepada diri saya sendiri) agar kita semua selalu berusaha menjadi dokter yang baik. Ingat kawan, menjadi dokter adalah sebuah amanah..,dan itu berat..

Nah, udah tau kan betapa nggak enaknya jadi dokter??

Udah masuknya susah, keluarnya susah, kuliahnya lama, ujiannya sulit, bahan kuliah bejibun, bisa masuk penjara, nggak ada jaminan kaya lagi..

Tapi satu hal yang (mungkin) menjadi alasan terbanyak mahasiswa untuk kuliah di FK (termasuk saya)…

Adalah saat melihat melihat pasien kita tersenyum bahagia karena sembuh dari penyakitnya.

Adalah saat menerima uluran jabat tangan terima kasih dari keluarga pasien karena bapaknya, ibunya, atau saudaranya diberi kesembuhan melalui tangan kita.

Perasaan itu tidak bisa dibeli dengan uang.. tidak bisa ditukar dengan kartu kredit.

Perasaan puas karena kita merasa begitu bermanfaat bagi mereka… Perasaan kalau ternyata kita berguna bagi orang lain.

“Sebaik baik manusia adalah orang yang memberi manfaat bagi orang lain”

Buat temen temen yang menjelang sumpah, jadilah dokter yang baek, bertanggung jawab, ikhlas, jujur, dan idealis!! (itu kalau bisa).

The last word..semoga Allah selalu bersama kita dan meridhoi semua niat baik kita, amiin.

Wassalaamu’alaikum wr wb

Sepenuh takzim buat guru guru yang telah mendidik saya selama ini…

M

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s