Karena hari ini takkan terulang

Posted: Maret 1, 2009 in telaga hati, Uncategorized
Tag:,

Assalaamu’alaikum wr wb

Selasa pagi hari..

Udara dingin langsung menyergapku ketika pintu kamar kubuka lebar. Udara kamarku yang sudah dingin ketika musim hujan tiba itu menjadi semakin dingin. “Brrr, gila..dingin banget!!” Dengan langkah lambat aku mengambil handuk, dan mulai mandi… “Brrrr…”

———————————————–00————————————————

Bis kota, jam 7 pagi.

Sekeliling aku perhatikan. Mulai dari tempat kos kosanku, melewati tiga pasar, enam traffic light, puluhan kantor dan toko, dan sepanjang jalan, mataku tidak lepas memperhatikan tingkah polah manusia pada pagi hari yang ditingkahi gerimis itu memulai aktivitas mereka.

Sama seperti saya, mereka tidak peduli meskipun gerimis, bahkan hujan sekalipun, mereka tetap melakukan aktivitas mereka sehari hari. Dari siswa sampai mahasiswa, dari guru sampai dosen, dari office boy sampai direktur, dari pengemis sampai pedagang, pokoknya hari itu mereka tetap melaksanakan tugas mereka.

Sejenak saya membatin “Ngapain juga ya mereka hujan hujan begini tetap berkeras hati untuk bekerja??”

Saya juga bertanya kepada diri saya sendiri, “Lha saya ngapain juga pagi pagi dingin kayak gini tetap berangkat koass?? Enakan tidur dirumah, besok tinggal ngomong kalau saya sedang sakit, gampang kan??”

Lama saya memikirkan hal itu sampai saya pun turun di Puskesmas.

—————————————————00——————————————–

Bis kota, jam 2 siang.

Selepas zhuhur, saya melangkah pulang. Sepanjang perjalanan saya kembali memperhatikan manusia manusia yang juga mirip seperti saya, kembali dari aktivitasnya hari itu. Meski ada juga yang baru memulai aktivitas mereka.

Kembali saya merenung..,

“Alhamdulillah mbah, dino iki daganganku telas..” Tiba tiba suara seorang wanita mengalihkan perhatianku.

“Alhamdulillah yo yu…,ujan ujan kayak iki masih akeh sing tumbas yo”

“He eh, tapi ra ngerti sesuk pye..”

Aku tersenyum, yah kita ndak tau bagaimana besok. Apa yang terjadi pada esok hari. Kini aku menemukan jawaban atas tanyaku hari ini.

Mereka semua bekerja, sekolah, kuliah, dan melakukan semua aktivitas mereka bukanlah hanya sekedar menunaikan kewajiban.

Tapi untuk satu alasan, TIDAK MAU MELEWATKAN HARI INI. Karena hari ini cuma datang satu kali. Tidak mungkin hari ini datang kembali esok. Dan esok hari tidak akan sama dengan hari ini.

Karena itu selama kita masih mampu, kerjakan semua pekerjaan kita hari ini. Raih amal yang banyak pada hari ini. Ambil kesempatan yang ada pada hari ini. Lakukan ibadah ibadah -kuliah, berdagang, sekolah, membaca, dan banyak ibadah lain- sebanyak banyaknya pada hari ini. Syukuri semua nikmat yang kita peroleh pada hari ini. Jangan mengeluh atas cobaan yang diberikan pada diri kita pada hari ini. Karena esok, semua akan berbeda. Kita pun tidak tau apakah kita bisa bertemu dengan esok hari..

Hari ini, akan tetap berlalu meski kita berdiam diri, hari ini tetap akan pergi dengan atau tanpa kita mengisinya, dan tidak akan pernah datang kembali.

“Orang yang beruntung adalah orang yang hari in lebih baik dibanding hari kemarin, orang yang merugi adalah orang yang hari ini sama dengan hari kemarin dan orang yang hari ini lebih buruk daripada hari kemarin adalah orang yang celaka”

Sore pun beranjak dan malam akan menjelang.

Beberapa jam lagi hari ini pun akan berlalu.

Sudahkah kita menjadi orang yang beruntung. Atau kita menjadi orang yang merugi. Atau kita malah menjadi orang yang celaka?? Hanya kita dan Allah yang tahu. Mari kita sama sama menghisab diri kita…

M

Sepenuh takzim buat orang orang yang menggunakan hari ini sebaik baiknya- karena hari ini tidak akan pernah datang lagi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s